Mengenal Lebih Dekat TRISDA

Wadah Ekspresi, Dakwah, dan Kebudayaan di UIN Datokarama Palu

Sejarah & Pendirian

Teater Islam Datokarama (TRISDA) resmi didirikan pada tanggal 12 Oktober 1996 di Desa Janedo, Kecamatan Tavaeli, Kabupaten Donggala. Perjalanan kreatif ini dipelopori oleh Chulis Arsit, seorang mahasiswa asal Tanah Jawa yang dengan cepat mampu beradaptasi dengan budaya Suku Kaili di Sulawesi Tengah.

Sebelum dikenal sebagai TRISDA, organisasi ini mengalami evolusi identitas yang panjang. Di awal perintisannya, wadah seni ini sempat menyandang nama WASILA pada tahun 1994-1995 di Fakultas Ushuluddin, kemudian berubah menjadi TRISDA dari tahun 1996-1998, Lalu menjadi SANGNI TRISDA pada tahun 1999-2000, hingga akhirnya ditetapkan menjadi Teater Islam Datokarama dengan singkatan TRISDA kembali pada tahun 2001 sampai dengan saat ini.

Sejak awal, TRISDA telah berkomitmen menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kepekaan rasa dan intelektualitas melalui media teater yang beraqidah Islam dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Asas & Sifat

TRISDA berazaskan Pancasila dan beraqidah Islam. Organisasi ini bersifat keislaman, kemahasiswaan, kecintaan terhadap seni budaya, serta menjunjung tinggi nilai kegotongroyongan.

Profil Chulis Arsit
"Beliau membuat segala penyebutan struktural keorganisasian TRISDA menggunakan bahasa daerah Kaili sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal tempat organisasi ini berpijak."

Visi (Tujuan)

Mewujudkan insan akademik yang berhati lembut, berjiwa besar, berwawasan seni dan budaya Islam, serta mampu mengembangkannya di tengah masyarakat.

Misi (Usaha)

  • Mengimplementasikan nilai keislaman dalam kesenian dan kebudayaan asli daerah.
  • Menumbuhkembangkan potensi seni yang terpendam dalam diri setiap anggota.
  • Meningkatkan apresiasi seni melalui penyelenggaraan pementasan dan pameran.

Struktur Kepengurusan

Mengenal istilah kepemimpinan TRISDA yang kental dengan nuansa lokal Kaili

MAGAU

Ketua Umum

Pimpinan tertinggi yang bertanggung jawab atas kebijakan strategis dan jalannya organisasi secara keseluruhan.

WAKELE

Wakil Ketua Umum

Pendamping pimpinan yang mengoordinasikan urusan internal dan membantu fungsi manajerial Magau.

PABICARA

Sekretaris Umum

Pusat administrasi organisasi yang mengelola surat-menyurat, pengarsipan, dan dokumentasi resmi.

BANDAHARA

Bendahara Umum

Penanggung jawab keuangan, mulai dari pengelolaan dana tetap hingga usaha-usaha kreatif organisasi.

TADULAKO

Koordinator Bidang

Pemimpin teknis di setiap bidang seni yang bertanggung jawab atas pengembangan karya dan latihan.

PUNGGAWA

Anggota Bidang

Pelaksana teknis yang bergerak di setiap divisi untuk mensukseskan program kerja seni dan pementasan.

Jenjang Kekeluargaan

Randa Nte Kabilasa

Anggota Baru (Masa Bakti < 1 Tahun)

Putra disebut Kabilasa dan Putri disebut Randa. Merupakan bibit potensial yang telah menjalani tahap Masa Ta'aruf (Masa Pengenalan Calon Anggota TRISDA).

Sampesuvu

Anggota Aktif (Masa Bakti > 1 Tahun)

Anggota yang telah dikukuhkan dan memiliki hak penuh dalam kepengurusan serta telah berkontribusi dalam pementasan seni.

Baligau

Alumni & Tokoh Berjasa

Anggota yang telah menyelesaikan studi (sarjana) atau individu yang dianggap memiliki kontribusi luar biasa terhadap perjalanan TRISDA.

Filosofi Lambang

  • Tiga Ekspresi (Tertawa, Sedih, Marah): Representasi dari dunia teater dan dinamika emosi manusia yang menjadi objek seni kami.
  • Warna Hitam: Melambangkan kedamaian, keteduhan jiwa, dan kedalaman perenungan.
  • Warna Hijau: Melambangkan kesuburan dalam berkarya dan semangat pertumbuhan organisasi.
  • Warna Merah & Kuning: Simbol keberanian jiwa serta kematangan dalam berpikir dan bersikap (kedewasaan).
  • Lingkaran: Melambangkan kebulatan tekad dan ikatan persaudaraan yang tidak pernah terputus.

Sistem Permusyawaratan

Libu Nu Ngata

Musyawarah tertinggi organisasi untuk menetapkan landasan hukum (AD/ART) dan memilih pemimpin baru.

Libu Nto Dea

Musyawarah untuk pengambilan keputusan strategis, program kerja, dan evaluasi pengurus di tengah periode.

Molibu

Forum rutin pengurus untuk menetapkan langkah-langkah teknis dan pelaksanaan program harian.

Jejak Perjalanan

Awal
WASILA

Ruang awal berkumpul dan berekspresi sebelum nama TRISDA lahir.

Proses
SANGNI

Masa pencarian bentuk organisasi, bahasa kreatif, dan akar kekeluargaan.

1996
TRISDA

Teater Islam Datokarama ditetapkan sebagai identitas organisasi seni di UIN Datokarama Palu.

Kini
Arsip Digital

Karya, berita, lagu, video, dan dokumentasi mulai dirawat melalui website organisasi.

Pertanyaan Umum

TRISDA mengarsipkan proses teater, musik, tari, puisi, pantomim, artistik, dan dokumentasi seni kampus.

Ya. Website ini merawat artikel, berita, naskah, lagu, video, dan galeri agar proses kreatif TRISDA tetap mudah ditemukan.

Latihan, diskusi, produksi karya, pementasan, dokumentasi kegiatan, pengarsipan karya, dan pengembangan bidang seni.

Gunakan panel feedback di halaman public atau hubungi kontak resmi yang tersedia di footer website.
Umpan Balik

Bantu TRISDA makin enak dikunjungi

Kirim kritik, saran, atau apresiasi singkat untuk halaman ini.

Arsip TRISDA

Jelajahi karya dan dokumentasi TRISDA

Temukan artikel, berita, karya, lagu, video, dan galeri proses kreatif keluarga besar TRISDA.